Mengulik Masjid Agung Al Ittihad

 

Mengulik Masjid Agung Al Ittihad

Masjid bersejarah yang mempresentasikan akulturasi budaya kota Tangerang

sumber : https://ppid.tangerangkota.go.id

Senin 11/03/2024, Mengunjungi salah satu pusat keagamaan di kota Tangerang yang memiliki sejarah dan keunikan nya tersendiri.

Tau kah kamu fakta menarik dibalik berdirinya Masjid Agung Al Ittihad? mari kita bahas!

Masjid Al Ittihad berdiri sejak 1961 silam, Masjid ini terletak di pusat Kota Tangerang, sehingga mudah diakses oleh warga sekitar dan menjadi landmark penting di wilayah tersebut tepatnya di Jalan Kisamaun, No. 1, Sukarasa, Kecamatan Tangerang. Masjid ini juga memiliki jarak yang sangat dekat dengan kawasan wisata kuliner pasar lama Tangerang serta bersebelahan dengan Pendopo Bupati Tangerang.

Bangunan Masjid Al Ittihad ini memiliki keunikan, yaitu terdapat kubah yang berbentuk seperti kerucut seperti atap pagoda khas kebudayaan Tionghoa (Cina Benteng) di Kota Tangerang, Pilar-Pilar yang terdapat dalam masjid ini menambah kesan modis, ditambah dengan desain kaligrafi yang mempercantik isi bangunan. Hal ini menjadi perpaduan adanya kultur Tradisional dan modern. Namun, seperti masjid pada umumnya warna cet masjid ini di dominasi dengan warna hijau dan putih.




Masjid Al Ittihad memiliki tiga lantai. Biasanya, lantai satu diperuntukkan bagi jemaah perempuan. Jemaah pria dapat shalat di lantai dua. Serta lantai tiga khusus untuk penyimpanan barang-barang masjid. Dengan kemegahan Masjid ini biasanya ada banyak kegiatan atau acara keagamaan yang berlangsung, seperti kajian-kajian beberapa kitab salafi kanon (klasik), sampai parade kebudayaan pada saat Perayaan Hari Besar Islam (PHBI).


Masjid Al-Ittihad bukan hanya menjadi tempat ibadah atau pusat kegiatan, tetapi juga simbol kebersamaan dan kebanggaan bagi umat Muslim di Tangerang. Keberadaannya yang mencolok dan peran aktifnya dalam memajukan kegiatan keagamaan dan sosial membuat masjid ini menjadi pusat perhatian dan apresiasi bagi masyarakat sekitarnya. Apalagi, Masjid Al Ittihad punya sejarah kejayaan tersendiri pada masa integrasi Tangerang Raya. Karena terletak di pusat kota (di sebelah bekas Istana Kabupaten Tangerang), masjid ini menjadi penghubung segala aktivitas dan transportasi masyarakat di wilayah Tangerang Raya. Masjid ini juga dikenal sebagai titik nol kilometer dari kawasan Tangerang Raya. Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah semata melainkan ikon wisata sejarah, budaya dan religi di Kota Tangerang

Masjid Al-Ittihad juga dikenal sebagai tempat ibadah yang ramah lingkungan. Dengan penggunaan teknologi hijau dan praktik berkelanjutan, masjid ini menjadi contoh bagus bagi upaya pelestarian lingkungan. Sistem pengelolaan air, penerangan energi matahari, dan penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan adalah beberapa contoh dari komitmen masjid ini terhadap keberlanjutan lingkungan.

"Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini juga berkembang menjadi pusat kegiatan dakwah Islam. Bahkan, kami mempunyai tradisi dakwah yang unik, yakni arak-arakan perahu dan makan kebuli akbar ketika bulan Rabiul Awal (Maulud) yang menandakan khas kebudayaan lokal masyarakat pinggiran Sungai Cisadane,” ujar Ketua Harian Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Ittihad Kota Tangerang, Ujat Sujadi Jalal, dalam sebuah situs resmi pemerintah kota Tangerang https://ppid.tangerangkota.go.id

Dengan demikian, Masjid Al-Ittihad Tangerang bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga simbol nilai-nilai kebersamaan, keberlanjutan lingkungan, dan kebanggaan komunitas Muslim.



-EA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

1 Orang Tewas Akibat Tawuran, 2 Tersangka Diamankan

Memperingati Hari Lahir Pancasila Pemerintah Kota Tangerang Menggelar Uparaca

Museum Juang Taruna Menyajikan Edukasi Sejarah dan Kepahlawanan